Time Indonesia – JAKARTA, 28 April 2026 – Dunia pendidikan vokasi terus berakselerasi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Hal ini dibuktikan oleh SMKN 23 Jakarta melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Jurusan Pemasaran Konsentrasi Bisnis Digital yang melibatkan praktisi nasional sebagai penguji eksternal untuk menjamin objektivitas dan kualitas lulusan.
Kegiatan UKK yang diikuti oleh 34 siswa-siswi ini mengadopsi skema pengujian yang mencakup aspek vital dalam pemasaran modern, yaitu: Pembuatan Business Model Canvas (BMC), Soft Selling Content, dan Creative Content Creator. Proses asesmen dilakukan secara menyeluruh melalui tiga tahapan uji: Uji Teori, Uji Praktek, serta Wawancara (Interview) tanya jawab sebagai proses verifikasi dan validasi akhir kompetensi siswa.
Bertindak sebagai penguji eksternal adalah Ahmad Madani, Sekretaris Jenderal KOMISI (Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia) sekaligus Juri LKSN Pemasaran Digital. Kehadiran Madani yang juga dikenal sebagai praktisi dan Guru Tamu Pemasaran di lebih dari 400 SMK seluruh Indonesia, memberikan standar industri nyata dalam proses penilaian.
“Validasi melalui sesi wawancara sangat krusial. Kami tidak hanya melihat hasil akhir konten kreatif yang mereka buat, tapi menguji logika bisnis di balik Business Model Canvas tersebut. Hasilnya, 34 siswa SMKN 23 Jakarta menunjukkan penguasaan yang solid terhadap fundamental Bisnis Digital,” ujar Ahmad Madani.
Dukungan terhadap peningkatan mutu ini juga ditegaskan oleh pihak sekolah. Ibu Pebrizayanti, selaku Wakahumas DUDI SMKN 23 Jakarta, menjelaskan bahwa keterlibatan praktisi adalah kunci dari program Link and Match.
“Sinergi dengan Bapak Ahmad Madani memastikan bahwa lulusan kami memiliki kualifikasi yang relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kami ingin setiap lulusan SMKN 23 Jakarta memiliki rasa percaya diri karena kompetensi mereka telah divalidasi oleh pakar nasional,” ungkap Ibu Pebrizayanti.
Pihak panitia penyelenggara juga memastikan jalannya ujian berlangsung dengan standar operasional yang ketat. Ibu Sri Hartati, selaku Panitia UKK Bisnis Digital SMKN 23 Jakarta, menambahkan mengenai teknis pelaksanaan:
“Seluruh siswa mengikuti rangkaian uji teori dan praktek dengan disiplin. Fokus kami adalah verifikasi akhir di sesi interview, di mana setiap siswa harus mampu mempertanggungjawabkan karya dan strategi pemasaran yang mereka susun secara profesional,” kata Ibu Sri Hartati.
Melalui kegiatan UKK ini, SMKN 23 Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai sekolah rujukan yang adaptif terhadap teknologi digital, didukung oleh tenaga ahli dan praktisi pemasaran terbaik di Indonesia.
Tentang Ahmad Madani
Ahmad Madani adalah praktisi penjualan dan pemasaran senior yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal KOMISI (Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia). Beliau merupakan Juri Nasional LKSN Pemasaran Digital dan dikenal sebagai Guru Tamu serta Narasumber Pemasaran terbaik yang telah menginspirasi siswa dan pengajar di lebih dari 400 SMK di seluruh Indonesia.
Tentang SMKN 23 Jakarta
SMK Negeri 23 Jakarta adalah institusi pendidikan kejuruan unggulan yang berfokus pada pengembangan talenta di bidang Pemasaran dan Bisnis Digital, berkomitmen mencetak lulusan berkarakter yang siap bersaing di pasar kerja global.












