Nasional

Diskominfo Lumajang Ajak Masyarakat Verifikasi Informasi Sebelum Percaya

303
×

Diskominfo Lumajang Ajak Masyarakat Verifikasi Informasi Sebelum Percaya

Sebarkan artikel ini
Kominfo Lumajang/Anam

Time Indonesia – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengajak masyarakat untuk membiasakan verifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya di ruang digital. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan disinformasi yang semakin marak seiring perkembangan teknologi informasi.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, dalam kegiatan IGID Camp Lumajang 2026 bertema “Guyub Rame Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia” yang diselenggarakan Pemkab Lumajang bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia di Aula Nagara Bhakti BKPSDM, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada  Rabu (10/6/2026).

Mustaqim mengatakan tantangan masyarakat di era digital saat ini tidak lagi sebatas mengakses informasi, tetapi juga kemampuan memilah informasi yang benar, memahami konteksnya, dan memastikan sumbernya dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat informasi menyebar sangat cepat dan menjangkau masyarakat dalam waktu singkat. Karena itu, budaya verifikasi perlu menjadi kebiasaan baru agar ruang digital tetap sehat, aman, dan produktif.

“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kita tidak boleh kehilangan wawasan kebangsaan. Mari bersama membangun ruang digital yang sehat, beretika, dan berakhlak,” ujarnya.

Mustaqim menegaskan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis terhadap informasi yang diterima.

Masyarakat yang terbiasa melakukan verifikasi informasi, lanjutnya, akan lebih siap menghadapi hoaks, disinformasi, maupun berbagai bentuk manipulasi informasi yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan sosial.

Ia menilai kemampuan memverifikasi informasi kini menjadi keterampilan dasar yang harus dimiliki setiap warga di tengah derasnya arus informasi yang beredar melalui media sosial dan berbagai platform digital.

Budaya verifikasi informasi juga dinilai semakin penting mengingat masih banyaknya konten hoaks dan disinformasi yang beredar di ruang digital Indonesia.

Karena itu, penguatan literasi digital menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan IGID Camp Lumajang 2026, Pemkab Lumajang berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang aktif, tetapi juga mampu menjadi warga digital yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan informasi.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya ruang digital yang sehat sekaligus memperkuat kualitas informasi sebagai bagian dari pembangunan daerah dan penguatan kehidupan bermasyarakat.

(MC Kab. Lumajang/Ard/An-m)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *