Nasional

Cuma Rp1 Seharian! Cara Hemat Rayakan Hari Transportasi Nasional di Jakarta

424
×

Cuma Rp1 Seharian! Cara Hemat Rayakan Hari Transportasi Nasional di Jakarta

Sebarkan artikel ini
: Warga mengamati Bus Transjakarta yang melintas di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/3/2026). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberlakukan tarif Rp12 pada Jumat (27/3) hingga 23.59 WIB untuk seluruh rute perjalanan dengan menggunakan pembayaran melalui aplikasi TJ:Transjakarta dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Transjakarta. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/wpa)

Time Indonesia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus Rp1 untuk layanan transportasi umum pada 24 April 2026. Kebijakan ini diterapkan dalam rangka memperingati Hari Kartini (21 April) dan Hari Transportasi Nasional (24 April), sekaligus mendorong masyarakat beralih ke angkutan publik.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, tarif khusus tersebut berlaku selama satu hari penuh, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, untuk layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta yang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.  “Ini kami berikan agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan transportasi umum,” ujar Pramono, dalam keterangan di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Sementara itu, untuk layanan Mikrotrans, Transjakarta Cares, serta kelompok masyarakat penerima tarif Rp0, ketentuan tarif tetap mengacu pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 160 Tahun 2016.

Data Pemprov DKI Jakarta menunjukkan, sepanjang Triwulan I 2026, jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 112,1 juta orang. Angka ini meningkat 7,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 103,8 juta penumpang.

Peningkatan tersebut didorong oleh berbagai langkah strategis, seperti perluasan rute dan armada, peningkatan fasilitas dan infrastruktur, integrasi layanan, hingga digitalisasi sistem pembayaran serta kampanye penggunaan transportasi publik.

Pramono Anung menegaskan, penggunaan transportasi umum memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat maupun lingkungan. “Beralih ke transportasi publik membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara. Selain itu, lebih hemat biaya, waktu, dan tenaga, serta mendorong gaya hidup sehat,” tuturnya.

Kebijakan tarif Rp1 ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai menjadikan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *