BeritaNasional

Layanan Kesehatan Pascabencana Diperkuat Relawan TCK Kesehatan

355
×

Layanan Kesehatan Pascabencana Diperkuat Relawan TCK Kesehatan

Sebarkan artikel ini
119 relawan TCK kesehatan perkuat layanan kesehatan pascabencana di RSUD Aceh Tamiang. (Foto: Kemenkes)

Time Indonesia – Kementerian Kesehatan RI melalui Pusat Krisis Kesehatan kembali mengerahkan relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch II berjumlah 119 orang. Mereka bertugas memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Relawan TCK Batch II ini terdiri dari tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga non kesehatan dengan komposisi 9 dokter spesialis, 16 dokter umum, 59 perawat, 4 tenaga gizi, 12 tenaga kesehatan lingkungan, serta sisanya tenaga non kesehatan lainnya.

Seluruh relawan akan bertugas di 15 lokus pelayanan, yang meliputi 1 rumah sakit yaitu RSUD Aceh Tamiang dan 14 titik layanan kesehatan di lokasi pengungsian.

Pendamping Relawan TCK Batch II Kemenkes di Aceh Tamiang, Tirta Muhammad Rizki, menyampaikan bahwa penugasan relawan difokuskan untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal, baik di fasilitas kesehatan rujukan maupun di titik-titik pengungsian.  “Sebanyak 119 relawan TCK Batch II kami bagi ke dalam 15 lokus pelayanan. Lokus pertama berada di RSUD sebagai fasilitas rujukan utama yang terus kami upayakan agar dapat berfungsi maksimal, sementara 14 lokus lainnya berada di lokasi pengungsian masyarakat terdampak,” ujar Tirta Muhammad Rizki, Sabtu (10/1/2026).

Lanjutnya, kehadiran relawan lintas profesi ini bertujuan untuk menjawab berbagai kebutuhan kesehatan di lapangan, mulai dari pelayanan medis dasar dan spesialistik, keperawatan, pemenuhan gizi, hingga pengendalian kesehatan lingkungan di area pengungsian.  “Kolaborasi antara tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga non kesehatan menjadi kunci dalam respons krisis kesehatan. Kami berupaya memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan berkelanjutan,” ujar Tirta.

Kementerian Kesehatan terus memantau perkembangan situasi di Aceh Tamiang serta memastikan dukungan sumber daya kesehatan tersedia sesuai kebutuhan di lapangan, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat pascabencana.

sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *