Nasional

Langkah Kecil di Setiap Lingkungan, Dampak Besar bagi UMKM: Pendampingan Bertahap Digitalisasi UMKM oleh Mahasiswa KKN PMD UNRAM melalui QRIS dan Google Maps di Kelurahan Tanjung

581
×

Langkah Kecil di Setiap Lingkungan, Dampak Besar bagi UMKM: Pendampingan Bertahap Digitalisasi UMKM oleh Mahasiswa KKN PMD UNRAM melalui QRIS dan Google Maps di Kelurahan Tanjung

Sebarkan artikel ini

Time Indonesia – Kuliah Kerja Nyata Pemberdaya Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram priode 2025/2026 melaksanakan program kerja digitalisasi UMKM yang meliputi pendampingan pembuatan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai serta pendaftaran lokasi usaha UMKM di Google Maps pada 2 Februari 2026. Program ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, meningkatkan kemudahan transaksi, serta memperluas jangkauan promosi usaha.

 Kegiatan pendataan UMKM dilakukan secara langsung di masing-masing lingkungan, yaitu Lingkungan Timba Dewa, Karang Bedil, Turingan, Timba Borok, Karang Sukun, dan Timba Urip. Pendataan ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis usaha, lokasi, serta kesiapan pelaku UMKM dalam menerapkan sistem pembayaran digital dan pemanfaatan platform digital.

 Setelah pendataan, mahasiswa KKN mendatangi masing-masing UMKM secara langsung untuk membantu proses pendaftaran QRIS melalui penyedia resmi serta melakukan pembuatan dan verifikasi lokasi usaha di Google Maps. Pendampingan dilakukan secara langsung di tempat usaha agar pelaku UMKM dapat memahami alur pendaftaran dan penggunaan QRIS secara praktis.

 Program kerja ini mendapatkan respon positif dari para pelaku UMKM karena dinilai membantu mempermudah transaksi non-tunai sekaligus meningkatkan visibilitas usaha di ruang digital. Aparat kelurahan dan pihak terkait turut mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi digital UMKM di tingkat kelurahan.

 Melalui program digitalisasi UMKM ini, diharapkan para pelaku usaha di lingkungan Timba Dewa, Karang Bedil, Turingan, Timba Borok, Karang Sukun, dan Timba Urip dapat semakin siap bersaing di era digital, memiliki akses pembayaran modern, serta mampu menjangkau konsumen yang lebih luas. Program ini menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *