Nasional

Banyak Investor Global Melirik Indonesia, Presiden Desak Keterbukaan Data

213
×

Banyak Investor Global Melirik Indonesia, Presiden Desak Keterbukaan Data

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto saat menerima sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6/2026). (BPMI Setpres)

Time Indonesia – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, untuk menyampaikan perkembangan terbaru investasi nasional kepada publik secara terbuka.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat menerima sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6/2026).

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden menerima laporan dari Rosan Roeslani mengenai hasil kunjungan kerja ke Amerika Serikat serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.

Menurut Teddy, laporan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia yang tercermin dari tingginya minat investor global untuk menanamkan modal pada berbagai sektor strategis nasional.

“Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional,” ujar Teddy.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait kondisi investasi nasional.

Kepala Negara menilai masyarakat perlu memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan berbasis data mengenai perkembangan investasi serta prospek perekonomian Indonesia.

“Presiden juga memerintahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani agar data positif tersebut disampaikan kepada publik secara terbuka pada besok siang, Senin, 15 Juni 2026, di Istana Merdeka, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat,” kata Teddy.

Pemerintah berharap keterbukaan informasi tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai perkembangan investasi nasional sekaligus memperkuat optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.

(BPMI Setpres)

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *