EntertainmentTeknologi

Trionda Resmi Meluncur: Bola Pintar Piala Dunia 2026 Berbasis Teknologi IoT

308
×

Trionda Resmi Meluncur: Bola Pintar Piala Dunia 2026 Berbasis Teknologi IoT

Sebarkan artikel ini
Teknologi Bola Piala Dunia 2026
: Sistem Connected Ball Technology yang menampilkan suspensi sensor di pusat gravitasi bola untuk mengirimkan data spasial secara instan. (Foto: Dok. FIFA Inside)

Time Indonesia – Gelaran Piala Dunia 2026 siap menghadirkan revolusi teknologi terbesar dalam sejarah sepak bola modern. Adidas secara resmi meluncurkan Trionda sebagai bola resmi turnamen akbar tersebut. Nama Trionda sendiri diambil dari bahasa Spanyol yang memiliki arti “tiga gelombang”.

Bukan sekadar kulit bulat biasa, Adidas merancang bola ini bersama firma teknologi olahraga terkemuka, Kinexon. Kolaborasi tersebut berhasil menciptakan sebuah perangkat Internet of Things (IoT) canggih yang bekerja langsung di level Edge device. Kehadiran teknologi bola Piala Dunia 2026 ini diproyeksikan mampu mengubah cara wasit mengambil keputusan krusial di lapangan hijau.

Spesifikasi Chip Sensor IMU 500Hz di Dalam Trionda

Produsen menanamkan sensor canggih bernama Inertial Measurement Unit (IMU) tepat di bagian pusat gravitasi bola. Melalui inovasi Connected Ball Technology, sensor ini merekam berbagai parameter penting secara langsung. Sistem mampu melacak gerakan, tingkat akselerasi, putaran (spin), hingga arah bola dengan presisi tinggi.

Keunggulan utama dari teknologi sensor ini terletak pada kecepatan pengiriman data. Chip IMU tersebut mampu mengirimkan data gerakan sebanyak 500 kali per detik (500Hz) secara real-time. Kecepatan ekstrem ini sangat membantu wasit dalam menentukan poin krusial yang disebut dengan kick point.

Selama ini, tantangan terbesar sistem Video Assistant Referee (VAR) adalah menentukan milidetik yang tepat saat bola meninggalkan kaki pengoper. Data 500Hz dari teknologi bola Piala Dunia 2026 ini memberikan stempel waktu (timestamp) super akurat. Alhasil, potensi kesalahan dalam penilaian posisi offside dapat ditekan hingga titik terendah.

Integrasi Sistem Otomatis Bersama VAR dan AI Lenovo

Penerapan teknologi bola Piala Dunia 2026 tidak bekerja secara sendirian di dalam stadion. Data spasial tiga dimensi (3D) dari sensor bola langsung terhubung dengan puluhan kamera pelacak di langit-langit arena. Sistem ini juga berpadu dengan teknologi Avatar 3D bertenaga kecerdasan buatan (AI) dari Lenovo Resmi  untuk memindai pergerakan tubuh seluruh pemain.

Deteksi Akurat untuk Kasus Handball dan Garis Gawang

Integrasi berskala besar ini membawa dampak positif bagi efisiensi jalannya pertandingan. Sensor pada Trionda mampu mendeteksi getaran sekecil apa pun, termasuk gesekan halus pada ujung rambut atau tangan pemain. Fitur sensitif ini memangkas waktu perdebatan drama handball yang kerap menguras emosi penonton.

Sistem gabungan antara bola pintar dan kecerdasan buatan juga akan mengirimkan peringatan audio instan. Sinyal tersebut langsung mengalir menuju earpiece wasit utama di lapangan begitu indikasi offside terjadi. Wasit tidak perlu lagi menunggu hakim garis mengangkat bendera secara manual untuk menghentikan laga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *