Nasional

Hadapi Krisis Global, Presiden Prabowo Minta Pemerintah Siapkan Skenario

353
×

Hadapi Krisis Global, Presiden Prabowo Minta Pemerintah Siapkan Skenario

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). BPMI Setpres

Time Indonesia – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran pemerintah untuk tetap waspada terhadap dinamika global yang berkembang saat ini.

Presiden menegaskan bahwa meskipun Indonesia berada dalam kondisi relatif aman, pemerintah tidak boleh lengah dan harus mempersiapkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan terburuk yang dapat memengaruhi stabilitas energi dan ekonomi nasional.

“Kita menghadapi perkembangan global di kawasan Eropa dan Timur Tengah yang dapat berdampak pada harga bahan bakar minyak. Harga BBM juga dapat memengaruhi harga pangan. Namun alhamdulillah kita sudah mengamankan kebutuhan pangan yang mendasar,” ujar Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Presiden juga menyinggung langkah-langkah yang dilakukan sejumlah negara dalam menghadapi situasi global saat ini, termasuk kebijakan efisiensi yang diterapkan pada berbagai sektor.

Ia meminta jajaran pemerintah melakukan kajian lebih lanjut terkait langkah-langkah efisiensi yang dapat diterapkan di dalam negeri.

“Beberapa negara bahkan kembali menerapkan pola kerja dari rumah hingga 50 persen untuk menghemat energi. Hal-hal seperti ini perlu kita kaji,” katanya.

Selain itu, presiden menekankan pentingnya upaya penghematan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak, sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap ketidakpastian global.

“Meskipun kita relatif aman, kita tetap harus melakukan penghematan konsumsi energi. Kita harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan yang terjadi,” ujarnya.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas keuangan negara, termasuk dengan mengendalikan defisit anggaran.

Menurutnya, pemerintah menargetkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang semakin sehat dan ideal.

“Cita-cita kita adalah memiliki anggaran yang seimbang atau balance budget. Itu merupakan kondisi yang paling ideal bagi pengelolaan keuangan negara,” jelasnya.

Terkait cadangan bahan bakar minyak, presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat penguatan ketersediaan energi nasional.

Ia juga mengingatkan jajarannya untuk terus melakukan langkah proaktif, termasuk melalui upaya penghematan konsumsi energi.

“Kita tidak bisa beranggapan bahwa apa pun yang terjadi kita akan selalu aman. Kita harus tetap berupaya mengurangi konsumsi BBM dan meningkatkan efisiensi,” tegasnya.

Menutup arahannya dalam sidang kabinet menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja bagi kepentingan rakyat dengan mengedepankan persatuan di atas kepentingan kelompok maupun golongan.

Menurutnya, kesetiaan kepada bangsa dan negara harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan langkah pemerintah. (BPMI Setpres)

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *