Time Indonesia – Temanggung, Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Temanggung mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama dosen PAUD UNESA melalui pelatihan pendampingan Guru dalam Mengembangkan Modul Ajar Berbasis Experiential Creative Learning. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi guru Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak yang tergabung dalam HIMPAUDI Kabupaten Temanggung untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman guru tentang pembelajaran berbasis pengalaman, di mana anak belajar melalui keterlibatan langsung, eksplorasi, dan aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan Experiential Creative Learning, guru diajak menyusun modul ajar yang kontekstual dan aplikatif sehingga dapat diterapkan secara fleksibel di satuan PAUD.
Selama kegiatan berlangsung, guru terlibat aktif dalam diskusi, refleksi, dan praktik penyusunan modul ajar. Proses ini mendorong guru untuk melihat pembelajaran dari sudut pandang anak dan memahami bahwa pengalaman belajar yang menyenangkan memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan anak secara utuh.
Salah satu guru peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan sudut pandang baru dalam merancang pembelajaran. “Selama ini kami sering fokus pada hasil, tapi lewat pelatihan ini saya jadi lebih paham bahwa proses dan pengalaman anak itu jauh lebih penting. Anak-anak jadi punya ruang untuk bereksplorasi,” ujarnya.
Guru peserta lainnya juga menilai pendekatan ini relevan dengan kondisi kelas PAUD. “Materinya dekat dengan praktik di kelas. Banyak ide yang bisa langsung dicoba, tanpa harus menunggu fasilitas yang rumit,” tuturnya.
Hasil refleksi kegiatan menunjukkan bahwa guru mulai terbuka terhadap perubahan pola pembelajaran dari yang bersifat konvensional menuju pembelajaran yang lebih kreatif dan berpusat pada anak. Meski demikian, para guru juga menyampaikan perlunya pendampingan lanjutan agar pendekatan Experiential Creative Learning dapat diterapkan secara konsisten dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan guru PAUD semakin siap menghadirkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Pendampingan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya pembelajaran berbasis pengalaman yang mendorong kreativitas dan kemandirian anak di satuan PAUD, khususnya di Kabupaten Temanggung.












