Time Indonesia – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, memastikan bantuan belanja tidak terduga (BTT) dari pemerintah pusat kepada daerah terdampak bencana digunakan tepat sasaran.
Tito menyatakan, bantuan keuangan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan individual, seperti pakaian, sabun, sampo, termasuk keperluan perempuan hingga bayi.
“Dan itu yang kami arahkan kepada mereka untuk utamanya itu,” kata Tito melalui keterangan resmi, Selasa (16/12/2025).
Mendagri menegaskan dirinya telah memberikan arahan kepada tiga daerah terdampak bencana, yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), terkait penggunaan bantuan tersebut.
“Kami sudah cek, Pak, tiga hari langsung masuk. Terima kasih kepada Pak Mensesneg yang langsung bergerak cepat langsung ke rekening. Karena memang semuanya masih jalan perbankannya,” ujarnya.
Mendagri juga meminta daerah lain yang memiliki kapasitas fiskal memadai agar turut menyalurkan bantuan. Hingga saat ini, sejumlah daerah telah mengirimkan bantuan berupa uang, tenaga medis atau obat-obatan, makanan, serta pakaian.
“Dari daerah-daerah lainnya juga kami meminta untuk silakan kalau mau membantu, solidaritas,” kata Tito.
Lebih lanjut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menurunkan tim untuk melayani masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan pengurusan dokumen kependudukan yang hilang, seperti KTP-el dan akta kelahiran.
“Kami mohon kementerian/lembaga terkait bisa juga menggratiskan kepada mereka, Pak, sekaligus juga menyiapkan untuk posko-poskonya Pak, sehingga mereka akan sangat terbantu sekali,” tuturnya.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan penambahan jumlah korban meninggal duniaakibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, serta Sumbar mencapai 1.053 orang per Selasa (16/12/2025).












